Rabu, 19 September 2012

BONSAI TELO

Bonsai Telo

Tanaman yang satu ini merupakan salah satu sumber makanan pengganti beras. Yups, masyarakat Indonesia mengenalnya dengan nama ubi (Ipomoea batatas L.) atau telo (bahasa Jawa). Telo ini merupakan akar yang menggelembung dimana di dalamnya terkandung cadangan makanan yang digunakan untuk menutrisi batangnya.


Selain sebagai bahan makanan, telo ternyata dapat dijadikan sebagai bonsai yang memiliki nilai estetik tinggi. Tak kalah dengan tanaman hias pada umumnya, bonsai telo ternyata menarik banyak perhatian orang yang melihatnya.


Sejarah  terbentuknya Bonsai Telo
Pembuatan Bonsai Telo ini merupakan hal yang tidak disengaja. Saat itu, kakak ipar saya membawa banyak telo dari rumahnya dan ukurannya cukup besar. Karena terlalu banyak , akhirnya telo tersebut ada yang tidak langsung diolah dan tumbuhlah tunas-tunas kecil di salah satu ujung telo. Makin lama tunas tersebut makin banyak dan membesar.


Saat melihat telo tersebut, terbersit pikiran untuk membuat telo tersebut sebagai hiasan di dalam rumah. Dengan dukungan orang tua,akhirnya Bonsai Telo tersebut tercipta. Tanpa disengaja, dirumah terdapat pot bonsai yang sudah tidak terpakai. Seperti yang Anda pikirkan, akhirnya pot tersebut saya isi dengan pasir dan batu-batu kecil kemudian bonsai telo diletakkan diatasnya. Hingga saat ini Bonsai Telo tersebut terus tumbuh besar dan sudah memiliki banyak batang dan daun. Untuk merapikan agar tetap terlihat bagus, batang yang sudah menjalar dipotong.

Tips
Untuk Anda yang ingin membuat bonsai telo ini: 
1. Siapkan telo yang memiliki bentuk unik dan cukup besar
2. Letakkan telo tersebut di tempat yang cukup lembab(misalnya di
   kamar mandi).
3. Tunggu beberapa hari hingga tunasnya tumbuh.
4. Jika tunas sudah mulai tumbuh, siapkan tempat untuk meletakkan
   telo.
5. Isi pot dengan pasir dan batu-batu kecil.
6. Letakkan telo yang sudah tumbuh tunas di atas batu.